Book your free demo

Discover how our product can simplify your workflow. Schedule a free, no-obligation demo today.

    Social Media:

    Putu Harry Sasmita dan Rekam Jejak sebagai Pimpinan Cabang Bank Jatim

    Tidak banyak profesional IT perbankan yang pernah merasakan pengalaman memimpin cabang secara langsung. Biasanya jalur karier IT dan jalur karier operasional perbankan berjalan secara paralel tanpa banyak persimpangan. Putu Harry Sasmita adalah salah satu yang mengalami kedua jalur tersebut dan perpindahan itu memberikannya perspektif yang sangat unik tentang bagaimana teknologi dan operasional perbankan saling bergantung dalam realita sehari-hari.

    Setelah bertahun-tahun berkarier di divisi IT Bank Jatim Putu Harry Sasmita pernah mengemban jabatan Pimpinan Cabang di beberapa kantor Bank Jatim termasuk Cabang Magetan dan Cabang Perak. Pengalaman ini menempatkannya langsung di garis depan pelayanan nasabah dengan tanggung jawab yang sangat berbeda dari pekerjaan teknis yang selama ini digelutinya.

    Dari Ruang Server ke Lantai Banking Hall

    Transisi dari posisi IT ke posisi pimpinan cabang bukan transisi yang mudah bagi siapapun. Di divisi IT pekerjaan berfokus pada sistem infrastruktur dan problem solving teknis yang memiliki parameter yang relatif jelas. Di posisi pimpinan cabang pekerjaan berfokus pada manusia nasabah tim dan target bisnis yang membutuhkan pendekatan yang sangat berbeda.

    Putu Harry Sasmita menjalani transisi ini dan dari perpindahan tersebut ia mendapatkan sesuatu yang sangat berharga yaitu pemahaman langsung tentang bagaimana nasabah sesungguhnya berinteraksi dengan layanan bank bagaimana tim cabang bekerja di bawah tekanan target dan bagaimana keputusan operasional sehari-hari bergantung pada kualitas sistem IT yang ada di belakangnya. Perspektif dua sisi ini adalah modal yang sangat langka di industri perbankan. Untuk konteks tentang pengalaman kariernya yang lebih lengkap bisa merujuk pada artikel Putu Harry Sasmita Profil Bank Jatim 2009 hingga 2021.

    Cabang Magetan dan Dinamika Bank Daerah di Luar Kota Besar

    Memimpin cabang di Magetan adalah pengalaman yang sangat berbeda dari beroperasi di pusat kota. Magetan sebagai kabupaten di Jawa Timur memiliki karakteristik nasabah dan kebutuhan layanan yang sangat spesifik dibanding cabang-cabang yang beroperasi di Surabaya atau kota besar lain. Nasabah yang lebih banyak berasal dari sektor pertanian perdagangan lokal dan usaha kecil membutuhkan pendekatan yang sangat berbeda dari segmen nasabah korporat yang lebih terbiasa dengan layanan digital.

    Putu Harry Sasmita memahami dari pengalamannya di Magetan bahwa inklusi keuangan bukan sekadar soal menyediakan aplikasi mobile banking yang canggih. Ini tentang membangun kepercayaan dengan komunitas lokal memahami kebutuhan yang sangat spesifik dari segmen nasabah yang dilayani dan memastikan bahwa teknologi yang tersedia benar-benar relevan dan bisa diakses oleh mereka yang ingin menggunakannya.

    Cabang Perak dan Dinamika Pelabuhan Surabaya

    Setelah Magetan Putu Harry Sasmita dipindahkan ke Cabang Perak di Surabaya. Kawasan Perak yang berdekatan dengan pelabuhan utama Jawa Timur memiliki ekosistem bisnis yang sangat berbeda dengan nasabah yang lebih banyak bergerak di sektor perdagangan logistik dan jasa kepelabuhanan. Kebutuhan layanan keuangan di kawasan ini lebih kompleks dan lebih beragam dari yang dihadapi di Magetan.

    Pengalaman memimpin dua cabang dengan karakteristik yang sangat berbeda dalam waktu yang relatif berdekatan memberikan Putu Harry Sasmita pemahaman yang sangat kaya tentang keberagaman kebutuhan nasabah Bank Jatim di berbagai segmen dan lokasi. Pemahaman ini adalah konteks yang sangat berharga bagi siapapun yang ingin memahami mengapa transformasi digital perbankan daerah tidak bisa menggunakan pendekatan yang seragam untuk semua segmen yang dilayani.

    Pelajaran dari Dua Dunia yang Berbeda

    Karier Putu Harry Sasmita yang melintas antara dunia IT dan dunia operasional perbankan memberikannya sesuatu yang sangat jarang dimiliki oleh profesional di salah satu jalur tersebut yaitu kemampuan untuk memahami kebutuhan dari kedua sisi sekaligus. IT profesional yang memahami realita operasional cabang akan membuat keputusan teknis yang jauh lebih relevan. Pimpinan operasional yang memahami cara kerja sistem IT dari dalam akan jauh lebih efektif dalam mengadvokasi kebutuhan teknologi yang sesungguhnya dibutuhkan oleh timnya.

    Putu Harry Sasmita yang kini aktif sebagai Branch Manager dan entrepreneur di Surabaya membawa gabungan perspektif ini ke dalam setiap aspek pekerjaan profesionalnya saat ini. Rekam jejaknya yang tidak linear adalah aset bukan hambatan karena ia memberikan kedalaman pemahaman yang tidak bisa diperoleh dari karier yang berjalan di satu jalur saja. Untuk perspektif tentang perjalanannya membangun bisnis mandiri bisa merujuk pada artikel Putu Harry Sasmita Transisi Karier Korporat ke Wirausaha.

    Popular Tags:
    Admin

    PT. Siber Shop Teknologi Indonesia

    Leave a comment

    Your email address will not be published. Required fields are marked *