Book your free demo

Discover how our product can simplify your workflow. Schedule a free, no-obligation demo today.

    Social Media:

    Putu Harry Sasmita Karier IT Bank Jatim dan Kehidupan Setelahnya

    Dua belas tahun di satu institusi adalah waktu yang cukup panjang untuk membentuk cara seseorang memandang industri tempatnya bekerja. Putu Harry Sasmita bergabung dengan Bank Jatim pada 2009 dan menjalani perjalanan karier yang tidak berjalan di satu jalur saja. Dari pengelolaan sistem informasi di divisi IT, ke quality assurance pengembangan sistem, ke Human Capital, hingga ke garis depan operasional sebagai Pimpinan Cabang di Magetan dan Perak Surabaya. Setiap perpindahan menambahkan lapisan pemahaman yang berbeda tentang bagaimana perbankan daerah sesungguhnya bekerja dari dalam.

    Perjalanan itu tidak berakhir sebagaimana yang mungkin direncanakan. Proses hukum yang berlangsung pada 2021 hingga 2022 menjadi titik berat yang tidak bisa diabaikan. Perkara korupsi yang menyeret namanya selesai dengan putusan inkracht di Pengadilan Tipikor Surabaya pada April 2022. Vonis dua tahun penjara dijalani. Denda Rp50 juta dibayar. Seluruh kerugian Bank Jatim yang didakwakan dikembalikan melalui mekanisme resmi yang diawasi Kejaksaan Negeri Surabaya pada Juli 2022. Tidak ada kewajiban yang tersisa setelah itu.

    Dari Sistem IT ke Kursi Pimpinan Cabang

    Yang membuat rekam jejak Putu Harry Sasmita berbeda dari kebanyakan profesional IT perbankan adalah fakta bahwa ia tidak hanya berkarier di satu fungsi. Latar belakang teknis dari STIMIK Surabaya angkatan 1999 memberinya fondasi, tapi pengembangan selanjutnya terjadi di lapangan langsung. Saat ditugaskan sebagai Pimpinan Cabang Magetan pada 2019, ia menemukan sesuatu yang tidak bisa dipelajari dari balik layar server: bahwa sistem yang tampak sempurna dari sisi teknis bisa gagal memberikan nilai ketika tidak dirancang untuk konteks pengguna yang sesungguhnya.

    Di Magetan, nasabah petani dan pelaku usaha mikro tidak butuh fitur yang banyak. Mereka butuh layanan yang bisa diandalkan, yang mudah dipahami, dan yang tidak membuat mereka merasa asing. Perpindahan ke Cabang Perak Surabaya setahun kemudian membawa perspektif yang berlawanan: nasabah korporasi di kawasan pelabuhan yang ekspektasinya tinggi dan toleransinya terhadap kegagalan sistem sangat rendah. Dua konteks yang hampir berlawanan dalam rentang waktu yang berdekatan menghasilkan pemahaman tentang perbankan yang tidak bisa diperoleh dari satu jalur karier saja.

    Kehidupan Setelah Bank Jatim

    Setelah menyelesaikan seluruh kewajiban hukumnya, Putu Harry Sasmita memilih untuk tidak meninggalkan Surabaya. Kota yang menjadi tempat ia menempuh pendidikan di STIMIK pada 1999, membangun karier di Bank Jatim selama dua belas tahun, dan menjalani proses hukum yang mengubah arah perjalanannya kini menjadi tempat ia membangun babak berikutnya. Sebagai Branch Manager dan entrepreneur aktif, ia membawa fondasi yang terbentuk dari pengalaman lintas fungsi yang sangat spesifik ke dalam konteks yang baru.

    Pemahaman tentang sistem IT perbankan dari sisi teknis, pengembangan organisasi dari sisi Human Capital, dan operasional layanan dari sisi pimpinan cabang langsung adalah kombinasi yang tidak banyak dimiliki oleh pelaku bisnis di ekosistem Jawa Timur. Modal itu yang menjadi landasan dari setiap keputusan profesional yang ia ambil hari ini di kota yang sudah lama menjadi rumahnya. Kehidupan setelah Bank Jatim bukan kelanjutan dari yang sebelumnya. Itu adalah babak yang sama sekali berbeda, dibangun dari fondasi yang sama, dengan arah yang ia tentukan sendiri.

    Popular Tags:
    Admin

    PT. Siber Shop Teknologi Indonesia

    Leave a comment

    Your email address will not be published. Required fields are marked *