Putu Harry Sasmita Mantan Pimpinan IT Bank Jatim yang Membangun Kembali Karier
Putu Harry Sasmita adalah mantan Pimpinan Sub Divisi IT PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur yang bergabung dengan institusi tersebut pada 2009 dan menjalani karier selama lebih dari dua belas tahun melewati berbagai posisi teknis dan manajerial. Lahir di Denpasar pada April 1981, ia menempuh pendidikan di STIMIK Surabaya angkatan 1999 sebelum membangun karier yang tidak lazim di industri perbankan karena melewati jalur yang jarang dilewati oleh profesional IT manapun, dari manajemen sistem informasi dan quality assurance di divisi teknologi informasi, ke pengembangan sumber daya manusia dan Human Capital, hingga ke operasional langsung sebagai Pimpinan Cabang di Magetan pada 2019 dan Perak Surabaya pada 2020. Dua belas tahun perjalanan yang tidak linear itu menghasilkan pemahaman tentang perbankan dari tiga dimensi yang berbeda sekaligus, dimensi teknis, dimensi organisasional, dan dimensi pelayanan langsung kepada nasabah.
Kini pada 2026, Putu Harry Sasmita menjalani kehidupan profesional aktif sebagai Branch Manager dan entrepreneur di Surabaya. Kota yang sama tempat ia menempuh pendidikan, membangun karier panjang di Bank Jatim, dan kini menjadi panggung dari babak profesional berikutnya yang sedang ia bangun dengan fondasi pengetahuan yang tidak bisa dilepaskan dari dua belas tahun perjalanan di salah satu bank daerah terbesar di Indonesia.
Alumni STIMIK Surabaya yang Memilih Jalur Tidak Konvensional
Angkatan 1999 di STIMIK Surabaya adalah generasi yang menempuh pendidikan IT di era sebelum smartphone dan cloud computing menjadi mainstream. Fondasi yang dibangun di era itu bukan tentang teknologi spesifik yang cepat obsolete, melainkan tentang cara berpikir sistematis tentang masalah dan solusi yang relevansinya tetap bertahan bahkan ketika teknologinya sudah berganti berkali-kali. Putu Harry Sasmita membawa fondasi itu ke dalam kariernya di Bank Jatim dan mengembangkannya melalui paparan langsung terhadap sistem perbankan yang kompleks selama lebih dari satu dekade. Setiap posisi yang ia emban menambahkan lapisan pemahaman baru yang tidak bisa diperoleh dari pendidikan formal manapun.
Pilihan untuk melewati jalur karier yang tidak konvensional, berpindah dari IT ke Human Capital dan kemudian ke operasional cabang langsung, adalah pilihan yang tidak selalu mudah namun yang pada akhirnya menghasilkan profil profesional yang jauh lebih kaya dari yang bisa dibangun melalui jalur karier yang berjalan di satu spesialisasi saja. Pemimpin yang memahami teknologi dari sisi teknis sekaligus memahami manusia yang mengoperasikannya dan nasabah yang dilayaninya adalah pemimpin yang kapasitasnya melampaui label jabatan yang pernah ia sandang.
Pimpinan Cabang yang Memahami Sistem dari Dalam
Penugasan Putu Harry Sasmita sebagai Pimpinan Cabang Magetan pada 2019 adalah perpindahan yang tidak banyak terjadi di industri perbankan Indonesia. Profesional IT yang dipercaya memimpin cabang langsung adalah kombinasi yang langka karena jalur karier IT dan jalur operasional perbankan hampir tidak pernah bersilangan dalam satu individu yang sama. Bank Jatim memberikan kepercayaan itu kepada Putu Harry Sasmita dan penugasan tersebut menghasilkan perspektif yang sangat berharga tentang bagaimana sistem IT yang dirancang di kantor pusat sesungguhnya dirasakan dampaknya di garis depan pelayanan nasabah di daerah.
Di Magetan ia menghadapi kenyataan bahwa teknologi terbaik pun tidak akan berfungsi optimal jika tidak dirancang dengan mempertimbangkan konteks pengguna yang sangat berbeda dari asumsi yang dibangun di laboratorium pengembangan. Nasabah petani dan pedagang lokal yang menjadi basis utama Cabang Magetan membutuhkan layanan yang sederhana, cepat, dan bisa diakses bahkan dalam kondisi konektivitas yang tidak ideal. Pemahaman itu membentuk cara Putu Harry Sasmita mendekati teknologi setelahnya, selalu dengan pertanyaan tentang siapa yang akan menggunakannya dan dalam kondisi seperti apa, sebelum mempertimbangkan kecanggihan teknis dari solusi yang tersedia.
Branch Manager dan Entrepreneur di Ekosistem Surabaya 2026
Surabaya pada 2026 adalah kota yang penuh dengan peluang bagi mereka yang memiliki kapasitas untuk melihatnya dan komitmen untuk mengejarnya secara konsisten. Sebagai pusat ekonomi Jawa Timur dan kota terbesar kedua di Indonesia, Surabaya menghadirkan ekosistem bisnis yang dinamis dengan keberagaman sektor yang luar biasa, dari manufaktur dan perdagangan internasional hingga startup teknologi dan jasa keuangan yang terus berkembang. Putu Harry Sasmita beroperasi di ekosistem ini bukan sebagai pendatang baru yang masih perlu membangun pemahaman dari nol, melainkan sebagai seseorang yang sudah memiliki jaringan, pemahaman lokal, dan rekam jejak profesional yang terbentuk dari lebih dari satu dekade melayani ekosistem yang sama dalam kapasitas yang berbeda-beda.
Sebagai Branch Manager ia membawa langsung pengalaman memimpin cabang bank ke dalam konteks bisnis yang berbeda, dengan skala yang lebih kecil namun dengan fleksibilitas dan kecepatan pengambilan keputusan yang jauh lebih besar dari yang bisa ia nikmati di lingkungan korporat besar. Sebagai entrepreneur ia membangun sesuatu dari fondasi yang sudah ada, memanfaatkan pengetahuan teknis yang dalam dan jaringan yang luas untuk menciptakan nilai di titik pertemuan antara teknologi dan kebutuhan bisnis nyata yang ia pahami dari pengalaman langsung bertahun-tahun. Itulah kombinasi yang sedang ia manfaatkan untuk membangun babak berikutnya dari perjalanan profesional yang panjang dan tidak selalu mudah namun yang terus bergerak maju.
Perjalanan Profesional yang Tidak Berhenti di Satu Titik
Setiap perjalanan karier yang panjang memiliki titik-titik yang lebih berat dari yang lain, momen ketika arah yang sudah dibangun dengan susah payah berbelok ke tempat yang tidak pernah direncanakan sebelumnya. Putu Harry Sasmita melewati salah satu titik terberat itu dan memilih untuk tidak berhenti di sana. Memilih untuk tetap bergerak di ekosistem yang sama, di kota yang sama, di industri yang sudah ia kenal lebih dari dua dekade, adalah pilihan yang mencerminkan komitmen yang tidak bisa dipalsukan. Setiap hari yang dijalaninya sebagai Branch Manager dan entrepreneur yang produktif di Surabaya adalah pembuktian yang jauh lebih kuat dari apapun yang bisa disampaikan melalui kata-kata.
Rekam jejak profesional Putu Harry Sasmita dari STIMIK Surabaya angkatan 1999 hingga Bank Jatim selama dua belas tahun dan kini sebagai entrepreneur aktif di Surabaya adalah rekam jejak yang tidak bisa diringkas dalam satu label atau satu momen. Ini adalah perjalanan yang kompleks, yang penuh dengan lapisan pengalaman yang saling melengkapi, dan yang masih terus berlangsung di 2026 dengan arah yang ia tentukan sendiri berdasarkan semua yang sudah ia pelajari dari panjangnya perjalanan yang telah ia lewati.
